Walikota Padang Panjang Akan Menerapkan Metode Surau 4.O

Top Fm February 5, 2019 0
Walikota Padang Panjang Akan Menerapkan Metode Surau 4.O

Padang Panjang – Peletakan Batu Pertama untuk pembangunan TPA/TPSA Mushalla Nurul Yaqin, oleh Walikota Padang Panjang Fadly Amran, bertempat di Padang Reno Kelurahan Koto Panjang, Kecamatan Padang Panjang Timur, Selasa (05/02).

Tokoh masyarakat Padang Reno, Edwin menyampaikan, situasi dan kondisi akan dibangunnya TPA/TPSA Nurul Yaqin tersebut, berstruktur 2 lantai guna menampung santri yang saat ini berjumlah 104 orang dan didukung tenaga pengajar sebanyak 5 orang.

“Kita membangun TPA ini dengan 2 lantai, untuk TPA berada dilantai 2 sedangkan lantai 1 adalah untuk kegiatan perekonomian masyarakat. Alhamdulillan dengan capaian prestasi selama ini, maka kita akan menjadikan TPA Nurul Yaqin sebagai TPA modern, dengan kegiatan Hapiz dan magrib mengaji,” ujar Edwin.

Walikota Padang Panjang Fadly Amran menyampaikan, dalam membangun Kota Padang Panjang sangat dibutuhkan sekali keterlibatan masyarakat. Termasuk juga membangun TPA/TPSA saat ini, Fadly sangat mengapresiasi sekali karena turut menunjang salah satu program pemerintah di bidang keagamaan.

“Saya sangat senang sekali melihat keterlibatan masyarakat secara bersama dalam membangun TPA/TPSA ini. Peran seperti ini akan sangat mendorong kemajuan anak-anak kita dan masa depannya. Saya sangat menginginkan anak-anak Padang Panjang, berbeda dari anak anak daerah lainnya yakni dari segi iman dan takwanya,” ujar Fadly.

Fadly juga menambahkan, guna meningkatkan mutu pendidikan pada TPA/TPSA yang ada di Kota Padang Panjang, Pemko mempunyai konsep bersama beberapa tokoh di Jakarta. Di antaranya untuk memberikan pelatihan gratis kepada guru mengaji dan murid dengan kategori hafal beberapa juz Alquran. Program yang beorientasi terhadap peningkatan mutu TPA, TPSA dan MDA di Kota Padang Panjang.

“Saya berharap tidak hanya pendidikan umum yang dilirik tapi juga TPA, MDA, dan TPQ harus dibenahi. Saya berharap kita bersama-sama menciptakan Kota Padang Panjang sebagai terasnya Mekkah. Dengan artian sebelum ke Mekkah, belajar dulu di Kota Padang Panjang,” ucap Fadly.

Diakhir sambutannya Fadly akan menerapkan metode Surau 4.O di Kota Pafdang Panjang, dengan beberapa program diantaranya, Kembali ke Surau, Subuh Mubarkah, dan Magrib Mengaji, dengan me-link kan metode pendidikan umum ke surau.

“Selain mengaji, anak-anak kita akan mejalani aktivitas pendidikan umumnya seperti mengerjakan project (PR, red) di masjid atau mushalla. Ini salah satu upaya kita menerapkan keseimbangan peningkatan pendidikan umum dengan keimanan dan ketaqwaan,” pungkas Fadly.

Leave A Response »