Sosialisasi SNMPTN Dan SBMPTN, ISI Padang Panjang Laksanakan Ujian UTBK Secara Nasional

Top Fm February 1, 2019 0
Sosialisasi SNMPTN Dan SBMPTN, ISI Padang Panjang Laksanakan Ujian UTBK Secara Nasional

Padang Panjang Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang mengundang, 150 orang Kepala Sekolah di wilayah Sumatera Barat (Sumbar), untuk melaksanakan sosialisasi SNMPTN dan SBMPTN Tahun 2019, bertempat di lantai III ISI setempat, Jumat (1/2).

Rektor ISI Padang Panjang Novesar Jamarun, dalam kesempatan itu mengatakan, Kota Padang Panjang telah dapat melaksanakan UTBK secara nasional, yakni melalui ISI Padang Panjang.

“ Kepada seluruh sekolah yang paling penting siswanya jangan asal mendaftar, sebab setelah mendaftar di SNMPTN dan lulus maka tidak dapat lagi mengikuti testing di SBMPTN,” ujar Novesar.

Novesar menambahkan, untuk pelaksanaan UTBK dilaksanakan pada sabtu dan minggu sesi pagi dan siang. Ujian dilaksanakan 13 April sampai dengan 26 Mei 2019 untuk SNMPTN.

Sedangkan jalur SBMPTN pendaftaran dilakukan tanggal 10-24 Juni 2019, dan untuk pengumumannya 10 hari setelah pelaksanaan UTBK.

Untuk SNMPTN tahun 2019 ini, Persyaratan sekolah mempunyai NPSN dengan ketentuan Akreditasi A, 40 % terbaik disekolahnya, Akreditasi B, 25 %, Akreditasi C, 5 %, dengan mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

Sedangkan persyaratan peserta adalah siswa SMA, MA, SMK, kelas terakhir (kelas 12) pada tahun 2019 yang memiliki prestasi unggul, memiliki prestasi akademik dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh masing-masing PTN.

Memiliki NISN dan terdaftar di PDSS, memiliki nilai rapor semester 1 sampai dengan 5 yang telh diisikan di PDSS, peserta yang memilih program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah Portofolio.

Setiap siswa diperbolehkan memilih dua program studi dari satu PTN atau dua PTN, namun tidak diperbolehkan lintas minat (tergantung ketentuan PTN yang dituju).

Noversar kembali menyebutkan, untuk persyaratan sementara, peserta SBMPTN tahun 2019 adalah siawa SMA/MA/SMK, sederajat lulusan tahun 2017/2018 dan  harus sudah memiliki ijazah.

Sedangkan lulusan tahun 2019, memiliki surat keterangan lulus pendidikan Menengah, sekurang-kurangnya memuat informasi jati diri dan pasfoto berwarna terbaru, yang bersangkutan dengan ditandatangani oleh kepala sekolah dan dibubuhi cap stempel yang sah. Memiliki Nilai UTBK, memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi, memiliki NISN.

“ Bagi yang memilih program studi bidang seni dan olahraga wajib mengungah Fortopolio, dan biaya UTBK ditanggung oleh peserta dan subsidi pemerintah,  setiap siswa diperbolehkan memilih dua program studi dari satu PTN atau masing-masing satu prodi dari dua PTN,” tutp Novesar. (Sjd)

 

Leave A Response »