Tabrakan Maut Terjadi, Satu Meninggal Dua Luka Berat

Top Fm March 8, 2018 0
Tabrakan Maut Terjadi, Satu Meninggal Dua Luka Berat

Pengemudi L 300 pik up, Ahmad Syah Hirwan (47) Diduga mengantuk, warga Kelurahan Koto Panjang Padang Panjang Timur,  menabrak truk BK 8377  WO. Dan korban tidak terselamatkan,  sopir meninggal ditempat dua penumpang Yogi (19) dan Pan (23) mengalami luka luka yang cukup parah. Kejadian sekitar pukul 04.30 WIB, Kamis (08/03/2018).

Kapolres Padangpanjang, melalui Kasat Lantas IPTU Adityalidarman membenarkan telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Wilayah Hukum Polres Padangpanjang, tepatnya di depan Polsek Koto Baru, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar.

“Telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Wilayah Hukum Polres Padangpanjang, pengemudi kendaraan Pick UP Mitsubishi L 300 BA 9975 NF dengan kondisi meninggal dunia ditempat. Sementara, dua orang penumpang lainnya yang berada di mobil tersebut, yakni Yogi (19) dan Pan (23) mengalami luka berat, dan telah larikan dan dirawat dirumah sakit,” ungkap Aditya.

Adapun kronologis kejadian bermula saat kendaraan Pick UP Mitsubishi L 300 BA 9975 NF yang dikemudikan oleh Ahmad Syah Hirwan datang dari arah Padang Panjang menuju arah Bukittinggi. Sesampai ditempat kejadian, kendaraan yang dikemudikan oleh Ahmad Syah Hirwan, menabrak bahagian belakang kendaraan truk BK 8377 WO yang dikemudikan oleh Josdiman Siburian (36) yang sedang parkir di badan jalan sebalah kiri, karena dalam keadaan rusak.

“Diduga, Ahmad Syah Hirwan yang tengah mengendari Pick UP Mitsubishi L 300 BA 9975 NF mengantuk, sehingga menabrak bahagian belakang kendaraan truk BK 8377 WO, yang tengah terparkir ditepi jalan,” ungkap Aditya.

Aditya menjelaskan, Saat ini kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut, sudah kita amankan di mako Polres Padang Panjang dan akibat kecelakaan tersebut Pick UP Mitsubishi  L 300 BA 9975 NF rusak parah sedangkan kendaraan truk BK 8377 WO hanya mengalami kerusakan di bagian belakang saja, dan dari kejadian tersebut kerugian materil diperkirakan mencapai lebih dari Rp 10.000.000,-.

Salah satu warga yang berada di lokasi kejadian mengatakan, kecelakaan terjadi bisa di duga karena minimnya lampu penerangan jalan, sehingga tidak terlihat kendaraan yang sedang berhenti di badan jalan. Ia juga berharap agar ada lampu penerangan jalan di sekitar lokasi kejadian dan tempat-tempat yang dirasa sangat rawan kecelakaan, sehingga dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lantas.

Leave A Response »