Jalan Nasional di Pessel Makin Parah

Top Fm September 27, 2016 0
Jalan Nasional di Pessel Makin Parah

Per­baikan sejumlah ruas jalan na­sional yang ada di Ka­bu­paten Pesisir Selatan (Pessel), terkesan lambat dan mem­buat resah para pengendara, khususnya bagi mereka yang menggunakan sepeda motor. Pemprov Sumbar diminta segera berbuat.

Terkait hal itu, Jordi (28), salah satu pengendara motor warga Painan, mengatakan agar pihak terkait (Dinas PU) segera menangani persoalan yang sudah menjadi keluhan masyarakat ter­se­but. ”Per­baikan jalan ini, se­harusnyo segera diselesaikan oleh dinas terkait. Jangan menunggu korban ber­jatuhan. Padahal masyarakat sudah sering me­nanami jalan yang ber­lobang dengan batang pisang atau kayu yang dibungkus plastik putih. Seharusnya aksi protes seperti ini, ditanggapi cepat. Namun kenyataannya tidak,” ungkapnya panjang lebar.

Dia berharap agar Pe­merintah melalui dinas terkait segera melakukan perbaikan jalan disejumlah titik lokasi yang dianggap rawan ke­celakaan. “Kalau tidak di­se­gerakan, maka akan ber­bahaya bagi seluruh peng­guna jalan, jangan menunggu korban jiwa dulu barulah dikerjakan,” harap mahasiswa UNP itu.

Hal senada juga dikatakan Upik (48), warga Kayu Sa­batang, Kecamatan Ranah Pesisir, jalan rusak dan ber­lobang hampir merata terjadi didaerahnya, namun hingga saat ini belum ada realisasi dari dinas terkait. “Berbagai macam cara sudah pernah kami lakukan, seperti ber­tanam pisang ditengah jalan, meletakan ban bekas, me­nanam ranting kayu. Namun, hingga saat ini tidak kunjung diperbaiki,”ungkapnya.

Dijelaskannya, pemberian tanda dijalan yang berlobang itu, karena di jalan tersebut sering menyebabkan kece­lakaan lalu lintas, bahkan sudah ada yang merenggut korban jiwa. “Kita berharap instansi terkait khususnya Dinas PU harus lebih respon dengan keluhan masyarakat ini, sehingga segera me­lakukan upaya perbaikan diseluruh jalan nasional yang ada di daerah. Jangan sampai jalan rusak ini menjadi anca­man bagi setiap pengendara yang lewat,” harapnya. (h/mg-kis)

 

Leave A Response »